Jumat, 18 Januari 2013

Penyebab & Tips bagi penderita Asam Urat

penyakit asam urat adalah 300x232 Cara Mengatasi Asam UratPada dasarnya semua manusia mempunyai kurang lebih 85% senyawa purin untuk kebutuhan sehari-hari, yang berarti kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15%. Penyakit asam urat terjadi jika kadar asam urat berlebihan (karena purin yang masuk terlalu banyak). Saat kita mengkonsumsi makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup dan tumbuhan (daging, jeroan, sayur, buah, kacang, dsb.). Selain itu, purin juga bisa dihasilkan dari perusakan sel-sel tubuh yang terjadi baik secara normal ataupun karena penyakit tertentu, zat purin yang terkandung di dalamnya ikut berpindah ke dalam tubuh kita. Makanan yang masuk akan diolah oleh tubuh, melalui proses metabolisme dan menghasilkan asam urat. Jadi setiap orang punya kadar asam urat dalam tubuh.

Dalam kondisi normal, asam urat yang dihasilkan akan dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk urine dan feses (tinja/kotoran). Proses pembuangan ini diatur oleh ginjal, yang berfungsi mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh. Namun jika kadar asam urat berlebihan, ginjal akan kewalahan dan tidak sanggup mengaturnya sehingga kelebihan kristal asam urat tersebut akan menumpuk pada sendi dan jaringan. Ini sebabnya persendian kita terasa nyeri dan bengkak.

Proses terjadinya penyakit asam urat:
  1. Konsumsi zat yang mengandung purin secara berlebihan
  2. Zat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat
  3. Kadar asam urat dalam tubuh meningkat, sehingga ginjal tidak mampu membuang kelebihan asam urat
  4. Kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian
  5. Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku
Selain konsumsi makanan yang banyak mengandung zat purin, konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit asam urat. Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine berkurang, sehingga asam urat tetap bertahan dalam peredaran darah dan menumpuk di persendian.
Sebagai akibat asam urat, ginjal juga akan mengalami gangguan. Pada kasus yang parah, penderita sampai tidak bisa jalan karena persendian terasa sangat sakit jika bergerak. Tulang di sekitar sendi juga bisa keropos / mengalami pengapuran tulang.

Umumnya sendi tungkai bawah yang diserang penyakit asam urat, termasuk sendi jari kaki, sendi kaki dan sendi lutut. Biasanya sebelum serangan, orang tampak sehat-sehat saja. Pada tengah malam menjelang pagi orang terbangun karena merasa sangat kesakitan di daerah yang terserang. Rasa sakit seperti terkilir atau disiram air dingin, kemudian diikuti rasa menggigil dan demam. Rasa sakit sedemikian hebatnya sehingga sepanjang malam tidak dapat tidur. Bahkan terkena kain selimut saja sudah terasa sangat sakit. Yang menarik, apabila tidak diobati maka rasa sakit akan makin berkurang dan akhirnya hilang dalam waktu 2-3 minggu. Bengkak yang mula-mula menyertai rasa sakit pada daerah yang terkena akan mengempis dan kulit di daerah itu seperti terkelupas. Serangan ini dapat timbul kembali dan sebelum menjadi menahun serangan akan semakin sering terjadi.

Pada pemeriksaan radiologis akan tampak adanya monosodium urat di sekitar jaringan yang terkena. Selain itu, kadar asam urat yang tinggi dapat pula menyerang ginjal sehingga dapat terjadi gangguan fungsi disertai adanya hipertensi. Tampak juga timbulnya diabetes mellitus, kekakuan pembuluh darah jantung dan otak serta kenaikan trigliseride dalam darah. Kadar asam urat yang meninggi dapat pula menyebabkan terjadinya batu asam urat di dalam kandung kemih. Pengaruh kurangnya air seni memegang peranan penting karena adanya gangguan ginjal.

Tips tambahan bagi penderita asam urat:
  • Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang
  • Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry
  • Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat
  • Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi
  • Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup
  • Jangan minum aspirin
  • Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
  • Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup
  • Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan
Demikian bahasan kali ini. Semoga bermanfaat untuk Anda. Salam dan selamat membaca cara mengatasi asam urat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar