Dalam kondisi normal, asam urat yang dihasilkan akan dikeluarkan oleh
tubuh dalam bentuk urine dan feses (tinja/kotoran). Proses pembuangan
ini diatur oleh ginjal, yang berfungsi mengatur kestabilan kadar asam
urat dalam tubuh. Namun jika kadar asam urat berlebihan, ginjal akan
kewalahan dan tidak sanggup mengaturnya sehingga kelebihan kristal asam
urat tersebut akan menumpuk pada sendi dan jaringan. Ini sebabnya
persendian kita terasa nyeri dan bengkak.
- Konsumsi zat yang mengandung purin secara berlebihan
- Zat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat
- Kadar asam urat dalam tubuh meningkat, sehingga ginjal tidak mampu membuang kelebihan asam urat
- Kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian
- Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku
Sebagai akibat asam urat, ginjal juga akan mengalami gangguan. Pada kasus yang parah, penderita sampai tidak bisa jalan karena persendian terasa sangat sakit jika bergerak. Tulang di sekitar sendi juga bisa keropos / mengalami pengapuran tulang.
Umumnya
sendi tungkai bawah yang diserang penyakit asam urat, termasuk sendi
jari kaki, sendi kaki dan sendi lutut. Biasanya sebelum serangan, orang
tampak sehat-sehat saja. Pada tengah malam
menjelang pagi orang terbangun karena merasa sangat kesakitan di daerah
yang terserang. Rasa sakit seperti terkilir atau disiram air dingin,
kemudian diikuti rasa menggigil dan demam. Rasa sakit sedemikian
hebatnya sehingga sepanjang malam
tidak dapat tidur. Bahkan terkena kain selimut saja sudah terasa sangat
sakit. Yang menarik, apabila tidak diobati maka rasa sakit akan makin
berkurang dan akhirnya hilang dalam waktu 2-3 minggu. Bengkak yang
mula-mula menyertai rasa sakit pada daerah yang terkena akan mengempis
dan kulit di daerah itu seperti terkelupas. Serangan ini dapat timbul
kembali dan sebelum menjadi menahun serangan akan semakin sering
terjadi.
Pada pemeriksaan radiologis akan tampak
adanya monosodium urat di sekitar jaringan yang terkena. Selain itu,
kadar asam urat yang tinggi dapat pula menyerang ginjal sehingga dapat
terjadi gangguan fungsi disertai adanya hipertensi. Tampak juga
timbulnya diabetes mellitus, kekakuan pembuluh darah jantung dan otak
serta kenaikan trigliseride dalam darah. Kadar asam urat yang meninggi
dapat pula menyebabkan terjadinya batu asam urat di dalam kandung kemih.
Pengaruh kurangnya air seni memegang peranan penting karena adanya
gangguan ginjal.
- Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang
- Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry
- Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat
- Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi
- Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup
- Jangan minum aspirin
- Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
- Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup
- Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan
Demikian bahasan kali ini. Semoga bermanfaat untuk Anda. Salam dan selamat membaca cara mengatasi asam urat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar