Kamis, 11 April 2013

Resensi Buku : Jangan ke Dokter Lagi ! Rahasia Sistem Imun dan Kiat Menghalau Penyakit

Dari judulnya, mungkin sebagian dokter (atau calon dokter seperti saya) akan berkeringat dingin. Bagaimana tidak, sudah menjadi pandangan umum bahwa pasien merupakan tulang punggung ekonomi bagi sebagian dokter. Kalau pasien tidak ke dokter, berarti dokter itu tidak memiliki penghasilan lagi.
Tapi saya mendukung itu, setelah membaca buku Patch Adams, saya merancang ulang lagi masa depanku. Kelak jika telah lulus dari pendidikan dokter (Insya Allah 6 tahun lagi), aku akan menjadi dokter yang menyarankan pasien agar jangan datang ke tempat praktek ku lagi. Sambil memasang tulisan besar-besar di ruang praktek, “Mohon Jangan Sakit Lagi, Ilmu Kedokteran itu Tidak Sempurna dan Mahal.”

Memang stigma masyarakat kita kebanyakan adalah jika sakit, langsung pergi ke dokter. Dan dokter berusaha sekuat tenaga dan pikiran untuk menyembuhkan penyakit pasiennya itu. Hanya sampai disitu.
Jarang sekali seorang pasien menganalisa sumber utama penyebab penyakitnya. Dan tidak berusaha menyembuhkan sumber utama itu. Misalnya stress, gaya hidup yang tidak sehat, lingkungan yang kotor, tidak dekat dengan Yang Maha Mengobati, tidak bersyukur dengan apa yang telah didapatnya, tidak berbagi dengan orang lain, dan segudang masalah pokok lainnya.
Nah, salah satu poin yang membuat orang terus menerus ke dokter adalah karena lemahnya sistem imun seseorang. Ketika sistem imun seseorang lemah, maka berbagai virus dan bakteripun akan mudah sakit.

Tubuh Ini Punya Pasukan yang Luar Biasa Hebatnya

Percaya tidak kalau air liur kita mampu menahan serangan virus AIDS ? Yah, di dalam buku ini dijelaskan berbagai manfaat organ dan kelenjar dalam tubuh untuk mendukung sebuah sistem pertahanan yang sangat kompleks dan canggih.

Ibarat sebuah negara, sistem imun merupakan TNI-nya tubuh. Ia siap berperang kapan saja dan dimana saja. Ketika para musuh kuman, bakteri dan virus mulai menyerang, dengan segenap tenaga, kemampuan, ilmu, dan persenjataan yang lengkap, sistem imun siap melindungi negara yang sangat dicintainya ini –tubuh kita-.

Mungkin dari kita tidak banyak yang tahu, kadang kita tidak bisa adil terhadap sistem imun tubuh kita. Mereka yang sudah berperang mati-matian menjaga tubuh kita, eh kita tidak memperdulikan mereka. Malah sebaliknya kita melemahkan sistem pertahanan tubuh kita sendiri melalui makanan-makanan yang tidak sehat (junk food), mengabaikan jam biologis tubuh dengan tidur tak teratur, stress, merokok, dan ratusan kebiasaan tak sehat kita.

Mari Memberi Makan Sistem Imun Kita

FOODS 008.jpg


Subhanallah… Mungkin hanya itu yang bisa aku ucapkan ketika membaca buku ini. Begitu banyak hal yang kulakukan terhadap tubuh ini yang membuatnya makin tersiksa. Misalnya suka tidur larut, terlalu banyak makan gula, dll.

Banyak hal-hal baru yang kuketahui tentang tubuhku sendiri. Dan aku tidak menyadarinya. Sungguh Allah menciptakan segala sesuatunya dengan manfaat yang luar biasa.
Benarlah sebuah pepatah mengatakan, kita adalah apa yang kita makan. Makanan menjadi sangat penting dalam membangun tubuh kita. Kita sehat karena makanan kita yang sehat, kita sakit juga karena kita sering memakan makanan yang tidak sehat.

Berbagai daftar makanan yang sebaiknya kita hindari tersaji lengkap di buku ini. Termasuk gula yang paling aku senangi. Dan berkat buku ini, perlahan-lahan aku ingin menghilangkan secara perlahan konsumsi gula dalam menuku sehari-hari. Ternyata banyak penyakit yang ditimbulkan dari konsumsi gula ini. Lagipula gula pula yang membuat tubuhku semakin malas melakukan kegiatan.
Berikut makanan-makanan yang sebaiknya kita konsumsi sebagai cara untuk meminimalkan (atau menghilangkan sama sekali) kunjungan kita ke dokter.

#1. Tomat. Mengkonsumsi tomat mentah minimal satu buah perhari akan mengurangi resiko terhadap berbagai kanker. Apalagi kalau kita sering memakan makanan yang dibakar (misalnya sate, ayam bakar, ikan bakar, dan bakar-bakaran lainnya), wajib hukumnya memakan tomat di akhir hidangan. Karena makanan yang dibakar banyak mengandung bahan karsinogen, salah satu penyebab kanker.

#2. Bawang Putih. Seiris bawang putih setiap hari saja mampu mengurangi kadar kolesterol sebesar sembilan persen. Selain itu, manfaat lain dari mengkonsumsi bawang putih adalah merangsang pertumbuhan sel darang putih untuk melawan penyakit, memicu aktifitas sel pembunuh bakteri dan virus, serta meningkatkan produksi antibodi.

#3. Anggur. Buah ini mampu menghalangi pertumbuhan tumor. Hal ini dikarenakan dalam anggur terdapat komponen yang disebut sebagai resveratrol.

#4. Kedelai. Banyak mengandung isoflavones yang berguna untuk melindungi kita dari kanker. Kedelai juga merupakan sumber protein yang baik.
Masih banyak lagi makanan yang dianjurkan oleh buku ini agar kita bisa menghindarkan diri dari sakit. Segera baca, dan Anda akan banyak berucap Alhamdulillah akan apa yang Anda punya saat ini.

1 komentar: