Selasa, 25 Desember 2012

Cara Menilai kualitas sperma

Jika anda seorang pria tentunya ingin mempunyai spema yang sehat, dan jika anda seorang wanita tentunya jika anda menikah nanti sopasti ingin mempunyai keturunan yang baik dan sehat, makanya para lelaki atau wanita dilarang melakukan hubungan seks sebelum menikah selain dilarang oleh agama juga dapat merusak alat kelamin dan moral an yang lebih ditakuti lagi, jika terkena virus HIV. untuk menghindarinya jauhilah keinginan untuk menonton filem dewasa atau porno.

Cara Menilai kualitas sperma pasangan:

  1. Sperma yang normal atau sehat memiliki kuantitas atau ukuran yang cukup, yakni 200 mililiter. Cara mengetahuinya dengan mengumpulkan sperma dalam tabung ukur.
  2. Warna sperma yang sehat yakni kelabu pucat, atau cenderung putih.
  3. Sperma yang sehat berbau tidak terlalu ekstrem, atau sama sekali tidak berbau. Namun bau sperma yang sehat, menurut Prof Wimpie berbau mirip dengan bunga akasia.
  4. Kekentalan sperma juga pertanda apakah sperma itu normal. Semakin kental semakin baik, dan semakin encer semakin tidak baik. Kekentalan sperma hanya berlangsung selama 10-15 menit, dan setelah itu ia akan mencair.
  5. Kita bisa mengukur keasaman sperma dengan menggunakan kertas lakmus yang bisa dibeli di apotek. Kertas ini akan memberikan petunjuk seberapa asam atau seberapa basa kondisi sperma. Sperma yang normal memiliki derajat keasaman maksimal 7 pH, atau cenderung basa. Jika terlalu asam, sel sperma lemah, bahkan kosong.
  6. Cara lain adalah dengan mendatangi laboratorium untuk memeriksakan kualitas sperma. Tanda sperma yang sehat?
  • Gerakannya gesit.
  • Jumlah sel sperma dalam satu mililiter sekitar 20 juta ekor. Jadi untuk dapat membuahi minimal harus punya 40 juta ekor.
  • Bentuk sperma normal, yakni kepalanya oval dan ekornya bergerak-gerak.
Nah, kalau pasangan Anda memiliki salah satu ciri di atas, segera konsultasikan ke dokter kandungan dengan spesialisasi andrologi.

Cara meningkatkan kualitas sperma:
  1. Sering Bercinta. Pasangan suami istri, Semakin sering bercinta, maka semakin bertambah baik pula kualitas sperma seorang lelaki.
  2. Berpuasa. Namun jangan lupa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh selama berpuasa, dimana salah satu aspek terpentingnya ada pada pengaturan asupan makanan di saat sahur dan berbuka, dimana pilihan menunya harus berada pada pengaturan gizi yang seimbang. Istirahat yang cukup, penyesuaian aktifitas dan waktu berolahraga, dan satu lagi yang sering diabaikan banyak orang, yakni pengendalian stress.
  3. Sering berjemur (kena sinar matahari). Sebuah studi terhadap 340 pria menemukan bahwa vitamin D, yang diproduksi tubuh saat terkena sinar matahari, meningkatkan kualitas sperma. Sinar matahari adalah sumber utama vitamin D yang membantu mengatur tingkat kalsium dan fosfor untuk menghasilkan tulang yang sehat. Berjemur juga dapat membuat sperma lincah.
  4. Sering makan pisang. Seorang ahli urologi Singapura menyatakan, konsumsi pisang setiap tiga hari dapat meningkatkan kesuburan pria. Kandungan magnesium di dalamnya mampu merangsang produksi sel sperma lebih banyak.
  5. Makan buah-buahan. Sedang mendambakan kehamilan dengan cepat? Bagi Anda yang menginginkan segera memiliki anak, cobalah untuk makan buah mangga, bayam, wortel, kacang – kacangan, aprikot dan alpukat. Buah dan sayuran alami ini tidak hanya enak, tapi bisa bikin sperma kuat. Namun, lelaki yang menginginkan sperma kuat tak hanya bisa memakan aprikot dan mangga saja. Mereka juga bisa rutin meminum secangkir teh setiap hari atau mengkonsumsi buah serta bahan makanan lain yang kaya vitamin E dan betakaroten. Seperti, labu, wortel, bayam, peterseli, minyak sayur, alpukat, kacang-kacangan, dan beberapa biji bijian lainnya.
  6. Rutin ngopi. Hasil penelitan ternyata para pria peminum kopi memiliki sperma yang memiliki daya tahan cukup lama, pergerakannya lebih gesit, dan kandungan kesuburan sperma sangat tinggi. Selain itu para peminum kopi tak memiliki keluhan terhadap kualitas kejantanan mereka. Cukup dengan memandang, langsung greng dan siap tempur. Sebaliknya yang menimpa para sampel pengisap ganja ternyata melahirkan catatan keluhan psikologis bervariasi. Misalnya, hilangnya kualitas libido mereka sebagai seorang pria. Kalaupun siap tempur tapi kualitasnya tidak 100%. Selain itu kandungan kesuburan sel sperma mengalami kemerosotan signifikan. Demikian pula kegesitan sel sperma mereka dalam berenang dan daya tahan hidup sel sperma dalam ph basah cairan yang ada pada lorong ovarium kaum perempuan. Secara ilmiah tidak perlu lagi gelisah dan merana. Para suami diminta melakukan cofee morning secara rutin. Bahkan kalau bisa dalam sehari meminum kopi sampai empat gelas dengan volume rata-rata 100 ml tiap gelas.

Hal-hal yang dapat mematikan sperma:
Faktor-faktor apa saja yang bisa membunuh sperma? Seperti dilansir Health, ini dia jawabannya.

1. Suhu yang Terlalu Panas. Menurut Hal Danzer, MD, seorang spesialis masalah kesuburan asal Los Angeles, jika temperatur testis naik hingga 98 derajat, produksi sperma bisa terhenti dan dampaknya bisa terjadi hingga beberapa bulan. Salah satu hal yang bisa membuat suhu testis naik adalah berendam dalam air panas. Temperatur yang tinggi tidak baik untuk testis, dan berdasarkan studi yang diterbitkan pada 2007, berendam selama 30 menit di Jacuzzi atau bak panas bisa menurunkan produksi sperma sementara.

2. Demam Tinggi. "Saat ada pasien pria mengeluhkan masalah kesuburan tapi berdasarkan pemeriksaan, air maninya dalam kondisi bagus, maka pertanyaan pertama yang akan saya ajukan adalah, 'Apakah Anda pernah sakit dalam tiga bulan terakhir?'" kata Kurt Wharton, MD, ahli kesuburan dari San Fransisco. Demam tinggi juga bisa menaikkan suhu tubuh, yang artinya memberi dampak pada menurunnya produksi sperma. Konsentrasi terbentuknya sperma bisa menurun hingga 35 persen, selama orang tersebut mengalami demam.

3. Laptop. Komputer laptop juga menjadi salah satu faktor penyebab terganggunya sistem reproduksi pria. Menurut para peneliti di State University of New York, ada korelasi langsung antara penggunaan laptop dan kenaikan suhu pada area scrotum. Banyak pria terbiasa menggunakan laptopnya dengan cara dipangku. Ternyata kebiasaan ini bisa dapat mengurangi kesuburan. Para peneliti dalam studi bernama 'Fertility and Sterility' mencatat bahwa pemanasan skrotum lebih dari 1,8 derajat sudah cukup mengakibatkan kerusakan pada sperma.

4. Celana Dalam yang Terlalu Ketat. Pria yang sering memakai celana dalam terlalu ketat juga bisa menurun produksi spermanya, meskipun dampaknya tidak terlalu signifikan. Untuk itu, Dr Wharton menyarankan untuk lebih sering mengenakan boxer daripada celana dalam. "Boxer lebih aman dari celana dalam. Tidak disarankan juga memakai celana olahraga ketat dalam waktu yang lama," tambah Dr Wharton.

5. Telepon Seluler. "Sebuah studi yang dilakukan pada 2008 menemukan bahwa pria dengan tingkat intensitas pemakaian ponsel yang tinggi (lebih dari empat jam per hari), jumlah spermanya jauh lebih sedikit dan pergerakan sperma juga lebih lambat," jelas Dr Shin. Untuk mengurangi eksposur radiasi, Dr Shin menyarankan para pria untuk menyimpan ponsel mereka di dalam tas, tidak di kantong celana. Namun, karena studi tentang pengaruh ponsel terhadap kualitas sperma masih sangat sedikit, beberapa dokter kurang setuju dengan pernyataan tersebut.

6. Obesitas. Obesitas kerap diasosiasikan dengan peningkatan produksi hormon wanita (estrogen), tapi di sisi lain bisa menurunkan jumlah sperma. Menurut Daniel A. Potter, MD, dari Huntington Reproductive Center di California, masalah berat badan ini juga menyebabkan disfungsi seksual dan kemandulan. Dibandingkan dengan pria dengan berat badan normal atau berlebih, pria obesitas memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dan fungsi testisnya juga berkurang. Namun berdasarkan studi yang dilakukan World Health Organization, hal itu hal itu hanya terjadi pada pria dengan tingkat obesitas yang sudah akut.

7. Rokok dan Minuman Beralkohol. "Rokok, alkohol dan ganja bisa merusak fungsi seksual," ujar Dr Potter. Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan bisa membawa dampak buruk pada kualitas dan produksi air mani, sementara rokok bisa merusak motilitas sperma. Sejumlah studi juga menunjukkan bahwa menghisap rokok bisa merusak DNA sperma dan meningkatkan risiko disfungsi ereksi.

8. Makanan tidak bervariasi. Para pria yang ingin sehat tak hanya harus mengonsumsi makanan sehat dan komplit namun juga memvariasikannya. Pola makan akan mempengaruhi produksi sperma. "Banyak orang yang 'mendewakan' satu jenis makanan saja. Padahal ada vitamin tertentu yang tidak terdapat di jeruk, maka harus mengonsumsi buah-buahan lain. Sama seperti, protein yang terdapat dalam daging kambing, pasti berbeda dengan protein dalam daging sapi, ayam atau ikan. Jadi, perlu divariasikan demi kecukupan nutrisi," jelasnya.

9. Tidak berolahraga. Pria yang secara teratur melakukan olahraga lebih cenderung memiliki produksi dan kualitas sperma yang lebih baik. "Karena, orang yang malas bergerak biasanya malah sakit," paparnya.

10. Pola hidup sehat. Membiasakan tidur malam tepat waktu ternyata cukup membantu meningkatkan jumlah dan kelincahan sperma. "Percuma juga, jika pola makan baik dan rutin berolahraga, tetapi selalu tidur larut malam atau begadang. Hal ini akan menurunkan kualitas sperma Anda," tegasnya.

Kok sperma suami yang sudah masuk ke dalam Miss V keluar lagi?
Menurut dr. Ichwanul Adenin SpOG (K) , dokter spesialis kandungan dari Rumah Sakit H. Adam Malik, Medan, sperma berbentuk cairan dengan kekentalan yang berbeda pada setiap orang, ada yang memiliki sperma yang kental dan ada juga yang memiliki sperma yang lebih encer.

“Kental atau encernya sperma tidak mempengaruhi kualitas sperma itu dan sama-sama dapat membuahi bila memang spermanya baik. Oleh karena vagina berbentuk seperti sebuah tabung yang pipih maka dengan adanya gravitasi maka cairan sperma ini tentunya akan keluar lagi dari vagina,” katanya kepada Waspada Online, hari ini.

Namun kehamilan, lanjutnya tetap terjadi karena biasanya ada bagian yang sangat kental yang keluar di awal ejakulasi akan menempel langsung di mulut rahim dan spermanya akan langsung berenang melewati mulut rahim menuju sel telur.

“Jika Anda khawatir sperma keluar dengan cepat maka Anda dapat mengganjal pinggul dengan bantal sehingga posisi pinggul lebih tinggi dari perut dan memberikan waktu bagi sperma untuk berenang menuju sel telur. Cara lainnya adalah dengan mengangkat kedua kaki Anda dan menahannya dengan dinding setelah melakukan hubungan seksual,” terangnya.

Kehamilan akan terjadi, menurut dokter yang juga berpraktik di Rumah Sakit Adenan Adenin ini, bila sperma bertemu dengan sel telur. Sperma yang sehat dan mampu membuahi harus memenuhi kualitas dan kuantitas tertentu. Hal ini dapat diperiksa dengan pemeriksaan laboratorium.

“Sel telur keluar setiap bulannya pada saat ovulasi, jika sel telur tidak dibuahi dan tidak terjadi kehamilan maka akan terjadi menstruasi, “ tegasnya.

Biasanya setelah menikah 1 tahun dan rutin melakukan hubungan seksual namun belum terjadi kehamilan sudah dikatakan dengan infertilitas primer dan perlu dicari penyebabnya bila menginginkan terjadinya kehamilan. “Untuk mencari penyebabnya harus dilakukan berbagai pemeriksaan dan pemeriksaan ini dilakukan terhadap suami maupun istrinya. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter keluarga atau dokter kandungan Anda,”.

1 komentar:

  1. Obat Herba Pengental dan Penyubur SPERMA.
    Komposisi : Murroh, Rossad, Jintan Hitam, dll (Ramuan Tradisional Arab). Khasiat : Sangat membantu mengatasi kemandulan pada pria, menambah jumlah sperma dan meningkatkan mutu sperma menjadi lebih aktif, menambah daya $ex pria. Harga Rp. 226.000,- (35 caps). Alamat : Permata Depok Regency Cluster Jade E20/17 Depok. Hp. 0856 910 910 09 (PIN BB : 266B8265). http://faneliaherbs1.wordpress.com ; faneliaherbs@yahoo.com

    BalasHapus